Logo Tangga Mas Scaffolding
Edukasi K3

Board Retaining Clamp Scaffolding: Fungsi, Spesifikasi, dan Cara Pilih yang Tepat

14 Sep 2026
Telah dibaca 39 kali
Board Retaining Clamp Scaffolding: Fungsi, Spesifikasi, dan Cara Pilih yang Tepat

Board Retaining Clamp Scaffolding: Fungsi, Spesifikasi, dan Cara Pilih yang Tepat

Board retaining clamp (sering disingkat BRC) adalah komponen kecil pada sistem scaffolding tubular yang perannya sering diremehkan, padahal fungsinya krusial: mengunci papan kerja (scaffold board) agar tidak bergeser atau terangkat angin saat pekerja berada di atasnya. Di proyek gedung bertingkat kawasan Jakarta dan sekitarnya — yang paparan anginnya lebih tinggi dibanding area terbuka — komponen ini bukan aksesoris tambahan, melainkan bagian dari standar keselamatan kerja di ketinggian. Halaman ini menjelaskan fungsi, spesifikasi, kapan wajib dipakai, dan cara memesannya dari PT. Tangga Mas Jaya Makmur.

 

Apa Itu Board Retaining Clamp dan Kenapa Dibutuhkan

Pada sistem tubular (pipa + klem), papan kerja hanya diletakkan di atas pipa transom — tanpa pengunci, papan ini bisa bergeser saat diinjak berulang, atau terangkat oleh hembusan angin dari sisi terbuka gedung. Board retaining clamp mengatasi ini dengan dua flange yang menjepit permukaan dua papan sekaligus, lalu diikat erat ke pipa transom di bawahnya menggunakan mur-baut.

Dibanding cara lain untuk mengunci papan, board retaining clamp punya beberapa kelebihan:

Metode Pengunci PapanMerusak Papan?Bisa Dipakai Ulang?Kekuatan Pengunci
Board retaining clampTidakYa, berkali-kaliTinggi, terkunci ke pipa
Paku / sekrup langsungYa, melubangi papanTerbatasSedang, sering longgar
Limpet clampTidakYaSedang, lebih ringan
Toe board clampTidakYaKhusus tepi platform

Untuk platform kerja utama, board retaining clamp tetap jadi pilihan paling umum karena tidak merusak papan dan bisa dipasang-lepas berulang kali untuk proyek berikutnya.

 

Spesifikasi Teknis

SpesifikasiUkuran Umum
Diameter pipa yang dicengkeramØ 48,3 mm
Ketebalan papan yang didukung38 mm / 40 mm / 45 mm / 50 mm / 63 mm
MaterialPressed steel galvanis atau forged steel
Berat per unit± 0,5-0,7 kg
Standar acuanBS1139, EN74
Sebutan lain di lapanganBRC, board clamp, klem penahan papan

Tipe forged (tempa) umumnya lebih kuat dan tahan lama untuk pemakaian intensif proyek besar, sementara tipe pressed (pres) lebih ringan dan ekonomis untuk rotasi proyek yang lebih sering. [ISI: sebutkan tipe yang Anda stok — pressed, forged, atau keduanya].

Kapan Board Retaining Clamp Wajib Dipakai

Bukan setiap papan kerja butuh dikunci di semua titik, tapi ada situasi yang membuatnya wajib:

  • Tepi platform yang menghadap area terbuka — risiko angin mengangkat papan
  • Gedung tinggi di kawasan padat ibu kota, di mana efek terowongan angin antar-gedung memperbesar hembusan di ketinggian
  • Papan yang dilalui berulang oleh pekerja atau material, berisiko bergeser dari posisi awal
  • Area dengan pengawasan K3 ketat — banyak kontraktor di Jakarta mensyaratkan board retaining clamp terpasang di seluruh tepi platform sebelum serah terima area kerja
Situasi ProyekRekomendasi Pemasangan
Platform interior, terlindung dari angin1 clamp per titik pertemuan papan-transom
Tepi platform luar / menghadap jalan1 clamp di setiap ujung papan, kedua sisi
Gedung tinggi kawasan padat (>5 lantai)Tambahan clamp di seluruh tepi, tanpa kecuali
Area dengan potensi angin kencang musimanInterval clamp dirapatkan, konsultasikan ke tim teknis

Cara Pasang Board Retaining Clamp

  1. Pastikan pipa transom sudah terpasang kokoh pada posisi yang benar
  2. Letakkan dua papan kerja berdampingan tepat di atas pipa transom
  3. Posisikan clamp sehingga kedua flange menumpu rata di atas kedua papan
  4. Kencangkan mur-baut menggunakan kunci scaffolding standar — jangan berlebihan agar papan tidak retak
  5. Periksa ulang kekencangan sebelum area dinyatakan siap dipakai

Tidak dibutuhkan alat khusus — cukup kunci scaffolding standar yang biasa dipakai tim lapangan.


Estimasi Kebutuhan

Jumlah clamp yang dibutuhkan bergantung pada jumlah titik pertemuan papan dan pipa transom, bukan luas area secara langsung.

 

Jumlah clamp ≈ Jumlah titik pertemuan papan-transom × faktor keamanan area

Faktor keamanan area: 1x untuk platform interior terlindung, 1,5-2x untuk tepi platform atau gedung tinggi kawasan padat ibu kota.

Contoh ProyekJumlah PapanTitik TransomEstimasi Clamp
Platform interior 10 papan10 lembar20 titik± 20 pcs
Tepi platform gedung 8 lantai, Jakarta15 lembar30 titik± 45-60 pcs

Klik Di Sini untuk Permintaan Penawaran 
 WhatsApp/Telepon: +62 31 511 605 88
 Head Office / Pabrik: Jl. Raya Bangkingan 16 - Driorejo - Gresik
Website : www.tanggamasjayamakmur.com

Bagikan Artikel Ini:

WhatsApp Facebook

FAQ

1 Apa beda board retaining clamp dengan limpet clamp?
Keduanya sama-sama mengunci papan, tapi board retaining clamp punya cengkeraman lebih kuat karena diikat langsung ke pipa transom dengan mur-baut, sementara limpet clamp lebih ringan dan sederhana pemasangannya. Untuk tepi platform gedung tinggi, board retaining clamp lebih disarankan.
2 Apakah board retaining clamp bisa dipakai ulang?
Ya. Selama flange dan ulir baut masih dalam kondisi baik, komponen ini bisa dipasang-lepas untuk banyak proyek.
3 Apakah wajib dipasang di semua titik pertemuan papan-transom?
Tidak selalu di semua titik untuk area interior terlindung, tapi wajib di seluruh tepi platform yang menghadap area terbuka atau di gedung tinggi kawasan padat.

Artikel Edukasi Pilihan Lainnya